Dalam rangka memberikan pembekalan akhir bagi santri kelas XII Madrasah Aliyah (MA), Panitia PPNI (Program Pendampingan Niha’i) Pesantren Nurul Huda menyelenggarakan kegiatan Daurah Syar’iyah yang berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu hingga Jumat, 22–24 April 2026.
Kegiatan ini merupakan bagian dari ikhtiar pesantren dalam memperkuat pemahaman dasar keislaman sekaligus menanamkan prinsip-prinsip aqidah yang kokoh bagi para santri sebelum mereka menyelesaikan masa studi di pesantren. Selain itu, daurah ini juga bertujuan untuk menumbuhkan keistiqamahan dalam menjalani kehidupan sesuai tuntunan Islam di tengah berbagai tantangan zaman.
Pelaksanaan daurah dilakukan secara terpisah antara unit putra dan unit putri guna menjaga kondusivitas serta efektivitas pembelajaran. Selama kegiatan berlangsung, para santri mendapatkan materi dari sejumlah dewan syuro serta ustadz dan ustadzah yang memiliki kompetensi dan keilmuan yang mumpuni di bidangnya.
Kegiatan dimulai sejak pagi hari hingga selesai, dengan rangkaian materi yang difokuskan pada penguatan aqidah, pemahaman dasar-dasar syariat, peneguhan komitmen dalam berislam secara kaffah, serta mendakwahkannya dengan hikmah. Suasana daurah berlangsung khidmat dan penuh antusiasme dari para peserta yang mengikuti setiap sesi dengan sungguh-sungguh.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para santri kelas akhir tidak hanya memiliki bekal ilmu, tetapi juga kesiapan mental dan spiritual untuk tetap istiqamah di atas jalan Islam serta mampu mendakwahkannya setelah kembali ke tengah masyarakat.
Pesantren Nurul Huda terus berkomitmen untuk mencetak generasi yang tidak hanya berilmu, tetapi juga berakhlak dan berpegang teguh pada nilai-nilai Islam dalam setiap aspek kehidupan.