Sebagai persiapan bagi santri kelas akhir sebelum terjun ke masyarakat, Panitia Program Pendampingan Niha’i (PPNI) Pondok Pesantren Nurul Huda Bungadidi menyelenggarakan Diklat Tajhizul Jana’iz (Pelatihan Pengurusan Jenazah). Kegiatan bagi santri kelas 12 MA (Niha’i) unit putra ini dilaksanakan pada Senin (13/04/2026).
Kegiatan yang berlangsung di masjid pesantren ini diikuti oleh 16 santri Niha’i dengan menghadirkan pemateri berpengalaman, Ust. Rahmat Abdurrahman. Beliau merupakan seorang aktivis dakwah asal Bone-Bone yang telah lama bergelut dalam pembinaan umat.
Dimulai tepat pukul 08.00 WITA, pelatihan ini dibagi menjadi dua sesi utama, penyampaian materi mengenai tata cara pengurusan jenazah sesuai tuntunan syariat dan simulasi menyeluruh mulai dari teknik memandikan hingga seni mengkafani jenazah dengan rapi dan benar.
“Pelatihan ini sangat krusial bagi santri Niha’i. Kami ingin mereka tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga terampil dalam fardhu kifayah yang sangat dibutuhkan masyarakat,” ujar panitia pelaksana.
Mengingat penerapan batasan antara putra dan putri di lingkungan pesantren, kegiatan diklat ini dilakukan secara terpisah. Jika hari ini difokuskan untuk 16 santri putra, maka esok hari, Selasa, giliran santriwati unit putri yang akan menerima pelatihan serupa dengan pemateri yang berbeda di lokasi terpisah.
Suasana pelatihan tampak khidmat namun interaktif. Para santri terlihat antusias mempraktikkan cara melipat kain kafan dan mengikat simpul dengan benar di bawah bimbingan langsung Ust. Rahmat.
Kegiatan berakhir menjelang waktu Zhuhur, meninggalkan kesan mendalam bagi para santri tentang pentingnya tanggung jawab terakhir seorang Muslim terhadap saudaranya yang telah wafat.