Sejarah
Berdirinya Ponpes Islam Nurul Huda
Bungadidi, Luwu Utara, Sulawesi Selatan
Pendiri Pondok Pesantren Islam
NURUL HUDA
Bungadidi, Bone-Bone, Luwu Utara
Adipiscing conubia porta sit fusce euismod venenatis. Aenean enim parturient mauris curabitur feugiat. Facilisi venenatis per pulvinar eros habitant pede fames mollis.
- Non letius diam sapien
- Mauris inceptos dis penatibus
- Tellus iaculis massa sociosqu egestas
- Convallis in neque primis
- Natoque nulla dictum pretium
Dewan penasehat
Pondok Pesantren Islam
NURUL HUDA
بِسْمِ ٱللّٰهِ ٱلرَّحْمَٰنِ ٱلرَّحِيمِ
Pondok Pesantren Nurul Huda adalah lembaga pendidikan Islam yang berkomitmen membentuk generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan siap mengabdi kepada umat. Berdiri atas dasar semangat dakwah dan cinta terhadap ilmu, Nurul Huda menjadi tempat tumbuh dan berkembangnya santri dalam suasana religius, disiplin, dan penuh semangat belajar.
Dengan perpaduan kurikulum diniyah dan pendidikan formal, kami memberikan bekal keilmuan yang seimbang antara duniawi dan ukhrawi. Santri dibimbing menghafal Al-Qur’an, mengkaji kitab-kitab kuning, serta dibekali keterampilan praktis seperti komputer dan bahasa.
Nurul Huda terus berbenah menjadi pusat pendidikan Islam yang unggul, terbuka, dan berkontribusi bagi masyarakat luas. Bersama orang tua, alumni, dan masyarakat, kami siap mencetak generasi Islam masa depan yang tangguh dan bermanfaat
Alumni Ponpes Nurul Huda yang saat ini sudah tersebar di berbagai daerah
Alumni
Alumni Pondok Pesantren Nurul Huda Sebagai Teladan dan Kontributor Dakwah Untuk Ummat
Alumni Pondok Pesantren Nurul Huda telah banyak berperan aktif di tengah masyarakat. Mereka menjadi pendakwah, guru, pemimpin, dan pelaku usaha yang membawa nilai-nilai Islam dalam kehidupan. Keberhasilan mereka mencerminkan kualitas pendidikan pesantren yang tidak hanya membentuk ilmu, tetapi juga karakter dan akhlak
Kemuliaan Mempelajari Dienul Islam
إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ، وَأَهْلَ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ، حَتَّى النَّمْلَةَ فِي جُحْرِهَا، وَحَتَّى الْحُوتَ، لَيُصَلُّونَ عَلَى مُعَلِّمِ النَّاسِ الْخَيْرَ. (رواه الطبراني)
Sesungguhnya Allah, malaikat-malaikatNya, sampai semut di sarangnya, dan ikan di lautan bershalawat untuk orang yang mengajarkan kebaikan kepada manusia.”
(HR. Thabran)